No Comment

Cara Meningkatkan prodiktivitas Diri Sendiri

Ketika Anda sedang membangun sebuah usaha, tentu ada banyak hal yang harus dilakukan. Rasanya hari-hari Anda berlalu begitu cepat. 24 jam dalam satu hari rasanya kurang untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang ada. Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan saat ini juga, dan banyak pekerjaan yang sudah menanti di keesokan harinya. Bahkan mungkin orang lain melihat Anda sudah mendedikasikan hidup Anda seluruhnya untuk membangun bisnis Anda. Inilah tanggung jawab dari seorang pebisnis. Anda harus siap membagi waktu dengan segala hal yang ada pada hidup. Mulai dari urusan bisnis, membangun relasi dengan teman, keluarga, bahkan diri Anda sendiri.

Sudah siap menjadi pebisnis? Maka Anda juga harus siap untuk menjadi orang yang produktif dan efisien dalam menggunakan seluruh waktu Anda. Berikut 10 cara agar produktivitas Anda meningkat:

1. Fokus Pada Satu Hal

Banyak orang berpikir menjadi seorang multitasking adalah hal yang luar biasa. Membayangkan diri Anda sebagai orang yang hebat dan mampu menyelesaikan segala tugas. Namun tak sedikit pengusaha justru dibuat berantakan dengan ambisinya menjadi seorang yang multitasking.

Ada baiknya kerjakan satu tugas pada satu waktu. Fokus pada apa yang Anda kerjakan memungkinkan pekerjaan cepat selesai, sehingga Anda dapat mengerjakan pekerjaan yang lainnya. Memberikan perhatian penuh sangat penting agar pekerjaan selesai dengan hasil maksimal.

2. Bangun Lebih Pagi

Ada pepatah mengatakan “Bangunlah lebih pagi agar rezeki tak dipatok ayam” sebenarnya sangatlah tepat. Dengan bangun lebih pagi, maka tidak ada sedikitpun waktu yang terbuang berada di atas kasur. Anda dapat melakukan banyak hal yang dapat meningkatkan kualitas diri.

Di pagi hari Anda dapat olahraga, membaca berita atau kabar terhangat dan menyantap sarapan agar tetap bertenaga selama beraktivitas. Dengan bangun lebih pagi, Anda tidak akan terburu buru dalam melakukan sesuatu.

3. Buatlah Skala Prioritas

Semua tujuan yang ingin Anda capai pasti memiliki tingkat keutamaannya. Maka dari itu, sedari awal susun skala prioritas agar Anda dan tim tahu apa yang harus dilakukan terlebih dahulu dan mana yang setelah itu harus dikerjakan.

Skala prioritas ini dibuat harus berdasarkan keputusan seluruh tim. Agar saat mengerjakan nanti tim Anda tahu mana yang harus diutamakan untuk dikerjakan dan kepada siapa harus bekerja sama untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

4. Kerja Tim

Sekalipun Anda adalah pemilik usaha, bukan berarti Anda harus mengerjakan seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan bisnis Anda. Lebih baik pakai dana untuk investasi dalam hal sumber daya manusia. Carilah pegawai yang menurut Anda dapat diandalkan.

Dengan berinvestasi dalam hal SDM, maka Anda dapat menggunakan pikiran dan fisik Anda untuk memikirkan hal yang lebih baik bagi bisnis Anda. Sebagai pemilik bisnis, Anda tetap harus fokus kepada visi dan misi dari bisnis itu.

5. Ingat dengan Tujuan Utama

Sebagai pemilik bisnis, Anda tetap harus fokus dan ingat apa yang menjadi tujuan dari bisnis Anda, apa yang Anda harapkan dari bisnis ini. Dengan selalu ingat apa tujuan utama, akan membantu Anda untuk melihat apa yang penting dan tidak penting untuk bisnis Anda, sehingga lebih produktif.

6. Sertakan Hobi dalam Pekerjaan

Tak akan ada habisnya jika berbicara soal pekerjaan, apalagi tanggung jawab dalam bisnis yang Anda jalankan. Sekalipun Anda tak menyukai tanggung jawab itu, namun tetap saja harus dikerjakan. Namun, tak ada salahnya bahwa mengerjakan sesuatu yang kita sukai pasti lebih baik dikerjakan.

Ketika tidak menikmati apa yang kita kerjakan, maka bisa jadi hasilnya tak akan maksimal dan itu berarti Anda menjadi orang yang tak produktif. Maka dari itu, sesekali selipkan hobi pada bisnis Anda. Buatlah dan nikmatilah pekerjaan Anda seakan melakukan hobi Anda

7. Deskripsikan Tujuan

Apa yang menjadi tujuan dalam setiap perjalanan bisnis Anda, deskripsikanlah dengan jelas. Biarkan seluruh tim, investor hingga konsumen Anda tahu apa yang menjadi tujuan dan konsentrasi dari bisnis yang Anda dirikan.

Di tengah perjalanan bisnis, pasti ada saja perubahan tujuan dikarenakan kondisi eksternal atau internal sebuah bisnis. Tujuan sangat dipengaruhi oleh bagaimana kondisi pasar yang kita targetkan. Namun, tetaplah menjadikan tujuan awal sebagai patokannya.

Sesekali lakukan evaluasi terhadap tujuan Anda. Lihat apa saja yang sudah tercapai dan apa yang belum. Lihat apa saja kendala yang ada dengan tujuan yang belum tercapai. Evaluasi ini penting agar Anda tak selalu melihat bahwa tujuan yang Anda buat itu baik.

8. Atur Jadwal Kerja

Sekalipun Anda tergolong orang yang sangat teliti dan mudah mengingat, namun jangan sepelekan hal dalam mengatur jadwal. Selalu catat kegiatan yang akan Anda lakukan sehingga Anda memiliki pengingat akan tugas Anda.

Gunakan pengingat yang cukup detil seperti apa yang akan Anda kerjakan, kapan, pukul berapa, di mana hingga dengan siapa Anda harus bertemu atau bekerjasama untuk menyelesaikan tugas tersebut. Pasang alarm jika itu merupakan pekerjaan yang sangat penting.

9. Buat Top 5

Ini merupakan perpaduan antara keharusan untuk tetap fokus dan mempunyai skala prioritas dalam mengerjakan sesuatu. Setiap pagi, tulislah 5 pekerjaan utama yang harus Anda kerjakan dan selesaikan dalam kurun waktu satu hari.

Lima pekerjaan utama ini tidak boleh diganggu dengan apapun agar selesai sesuai target. Sekalipun Anda memiliki tambahan pekerjaan yang lain, pastikan sebelum jam istirahat malam, 5 pekerjaan utama yang sudah Anda catat terselesaikan dengan sebaik mungkin.

10. Gunakan Waktu Dengan Tepat

Gunakan waktu seefisien dan sebijak mungkin. Jangan biarkan waktu Anda terbuang percuma karena Anda tidak tahu apa yang harus Anda lakukan. Jika waktunya beristirahat, maka beristirahatlah. Jika waktu bekerja, maka fokuslah untuk bekerja.

Jika ada sesuatu yang menghambat dan dibutuhkan waktu untuk berbicara dengan tim, maka gantilah waktu tersebut dengan pekerjaan lain yang harus diselesaikan. Waktu yang terbuang tidak akan bisa kembali, maka buatlah waktu bermakna setiap detiknya.
 
Toggle Footer